Pages

Selasa, 15 Juli 2014
Upaya Barcelona menambah daya gedor lini depan akhirnya berhasil setelah Liverpool mengonfirmasi transfer striker Luis Suarez ke klub Catalan. The Reds ternyata menyerah untuk tidak lagi mempertahankan pemain yang baru-baru ini bikin ulah di Piala Dunia dengan menggigit Giorgio Chiellini di laga terakhir penyisihan grup antara Uruguay dan Italia. 

Rencana Blaugrana merekrut Suarez awalnya mendapat reaksi keras. Maklum, di tengah kesulitan mendapatkan bek tengah pasca-pensiun Carles Puyol, The Catalans malah nekat membeli pemain mahal yang servisnya tidak bisa digunakan hingga hingga akhir Oktober, lantaran sanksi yang diberikan FIFA akibat insiden menggigit untuk ketiga kalinya. Apalagi tim Catalans juga harus melepas Alexis Sanchez, yang tampil gemilang bersama Cili di Piala Dunia, untuk mendanai perekrutan Suarez.

Tapi, tidak bijak rasanya hanya menilai Suarez dari sisi negatif. Lihat bagaimana garangnya lini depan Liverpool musim lalu ketika mantan penggawa Ajax Amsterdam menyumbang 31 gol, padahal di awal musim dia harus menjalani sanksi gara-gara insiden serupa — saat itu korbannya bek Chelsea Branislav Ivanovic. 

Sebelum kedatangan Suarez, Blaugrana sudah memiliki barisan depan yang menakutkan dengan hadirnya Lionel Messi dan Neymar. Bisa dibayangkan bagaimana trio Catalan ini bakal jadi mimpi buruk buat bek mana pun. 

Jika Suarez tercatat memberikan 31 gol di Liga Primer, maka Neymar dan Messi masing-masing menyumbang sembilan dan 28 gol, yang jika perolehan ketiganya ditotal akan menghasilkan angka 68 gol, jumlah ini sama dengan perolehan satu tim Arsenal musim lalu. Fantastis bukan? 

Pemain 27 tahun tidak hanya memiliki insting ‘membunuh’ tinggi, dia juga rajin mengkreasikan peluang. Berdasarkan catatan Opta, Suarez sendiri 87 kali menciptakan peluang, ditambah 42 dan 75 milik Neymar dan Messi yang jumlahnya lewat separuh dari peluang yang diciptakan Arsenal di musim lalu (406). 



Lalu, bagaimana entrenador Luis Enrique menempatkan tiga pemain kelas dunia ini dalam satu tim? 

Bukan tugas mudah bagi pelatih mana pun, memiliki tiga penyerang top sekaligus dalam timnya. Salah-salah, bukannya ledakkan gol yang tercipta, tapi justru ketiganya kesulitan menyatu yang malah membuat lini depan majal. 

Neymar, yang dioperasikan lebih ke tengah bersama tim nasional Brasil musim ini, kemungkinan akan ditempatkan lebih melebar di sisi kiri dengan Suarez berpotensi mengisi penyerang tengah sementara Messi lebih ke kanan. Tapi bisa juga Enrique menekan Suarez yang lebih ke kanan, dengan Messi mempertahankan perannya di tengah antara ketiga pemain tersebut. 

Kehadiran Suarez tampaknya tidak akan menyulitkan Enrique dalam menentukan formasinya, trisula Barca bisa dengan fleksibel berubah-ubah posisinya di lini depan untuk memporak-porandakan barisan belakang lawan. 

Trio ini juga akan didukung Ivan Rakitic yang diyakini bakal berperan besar membawa Barca ke era baru untuk menggantikan Xavi Hernandez yang kemungkinan hengkang. Sementara penampilan impresif Javier Mascherano sebagai gelandang Argentina selama Piala Dunia memungkinkan dia kembali ke posisi aslinya di La Liga, meski itu akan sangat bergantung pada sukses tidaknya klub merekrut bek tengah baru sepeninggal Carles Puyol. 

Di bawah mistar, dua rekrutan anyar Marc-Andre ter Stegen dan Claudio Bravo akan besaing merebut jersey No. 1 setelah kepergian Victor Valdes. 

Berikut kemungkinan line-up Barcelona dengan kehadiran Suarez. 


Bos Barcelona Josep Maria Bartomeu menegaskan pihaknya masih akan melakukan aktivitas transfer minimal dua di bursa musim panas mendatang.
Raksasa Catalan telah mendatangkan Ivan Rakitic, Luis Suarez, Marc-Andre ter Stegen dan Claudio Bravo ke Camp Nou namun diprediksi masih akan menambah pemain untuk memperkokoh benteng pertahanan.
"Setidaknya kami harus mendapatkan pengganti Carles Puyol, dia sudah mundur dari sepakbola dan setuju membantu Andoni Zubizarreta," terang Bartomeu.
"Satu atau dua pemain baru akan dihadirkan untuk menambah kekuatan di belakang. Jumlah dana yang bisa dikeluarkan masih dalam pembahasan tetapi satu hal yang pasti kami masih berada di bursa."
Kesibukan manajemen Barcelona menatap musim depan bisa dimaklumi karena mereka gagal meraih gelar di kompetisi besar musim lalu.
Senin, 07 April 2014
Sisa waktuku yang ku miliki
Hancur dan tak berarti sejak kau lepas cintaku
Mungkin ku salah padamu
Menduakan perhatianku
Tapi dia hanya sahabat
Kau salah mengerti



Pada suatu hari, ada sekelompok sahabat yang bernamaASEME. Yaitu singkatan dari namaAndi,Suryo,Efendy,Mustofa,Edo.Andi adalah seorang anak miskin yang lugu dan termasuk polos, Suryo adalah sebagai anak orang kaya yang manja, Efendy adalah seorang anak yang penakut tetapi dia percaya akan hal gaib,Mustofa  adalah seorang anak jahil dan tidak suka anak yang lugu dan polos, dan Edo adalah seorang anak yang 
suka berpetualang. Awalnya mereka memiliki rencana untuk berlibur ke 
pantai.
(di dalam kelas)




Selasa, 01 April 2014
Pelatih Barcelona Gerardo Martino menegaskan timnya akan bermain seperti biasa ketika berhadapan dengan Atletico Madrid di perempat-final Liga Champions.

Pertemuan pada tengah pekan nanti di Camp Nou menjadi laga ke-empat kedua tim musim ini, dengan setiap pertandingan selalu berakhir dengan hasil imbang. Tetapi, Martino menegaskan Barcelona akan tetap bermain dengan mendominasi permainan menghadapi skuat asuhan Diego Simeone tersebut.
Senin, 31 Maret 2014

Sabtu, 25 Januari 2014

Search

Memuat...

About Me

statistik

Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Blogroll

About

Blogger templates

Blogger news

Blogger templates

Share
TEMPLATE ERROR: Invalid data reference post.url: No dictionary named: 'post' in: ['blog', 'skin', 'view']

Share

twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail